Raffles: Surat Penghargaan dari Jawa, British Library (Add MS 45273, MSS Eur E 378), 1815–6, #1672
Pencarian Teks
Lingkup pencarian: teks dan catatan-kakinya. Teks pencarian: 2-24 karakter. Filter pencarian: huruf besar/kecil, diakritik serta pungtuasi diabaikan; karakter [?] dapat digunakan sebagai pengganti zero atau satu huruf sembarang; simbol wildcard [*] dapat digunakan sebagai pengganti zero atau sejumlah karakter termasuk spasi; mengakomodasi variasi ejaan, antara lain [dj : j, tj : c, j : y, oe : u, d : dh, t : th].
Pada 25 Maret 1816, Sir Thomas Stamford Raffles (1781–1826), Letnan Gubernur Inggris di Jawa (1811–6), meninggalkan Batavia untuk kembali ke Inggris demi memulihkan kesehatannya setelah masa pengabdian yang panjang. Menjelang keberangkatannya, ia mengirimkan surat resmi kepada para penguasa di berbagai wilayah Jawa untuk memberitahukan kepulangannya serta pengangkatan John Fendall (1762–1825), yang menjabat sebagai Letnan Gubernur Inggris di Jawa pada Maret–Agustus 1816, hingga Jawa beserta wilayah-wilayahnya dikembalikan kepada Belanda.
Sebagai tanggapan atas surat perpisahan tersebut, 41 penguasa di Jawa menyampaikan surat dalam bahasa dan aksara Jawa yang berisi ucapan terima kasih dan doa untuk kesembuhannya. Surat-surat ini ditulis antara Maret hingga Mei 1816 dan kini tersimpan di British Library (Add MS 45273). Selain itu, terdapat tiga surat lain dari British Library (MSS Eur E 378) yang ditujukan kepada Raffles dalam konteks pengembalian Jawa kepada Belanda (Ngayugyakarta, 1 September 1815; Surakarta, 11 November 1815; Samawis, 2 Maret 1816).
Kumpulan surat dari para penguasa di Jawa ini, yang disertai faksimile digital dan transkripsinya, tidak hanya mencerminkan penghormatan besar kepada Raffles, tetapi juga menjadi sumber penting untuk mengkaji keragaman paleografis dan linguistik di berbagai wilayah Jawa pada momen tertentu di awal abad ke-19.
Daftar di bawah ini memuat pranala ke faksimile digital dan transkripsi masing-masing surat, berdasarkan wilayah asal pengirim.
Surakarta (11 November 1815), Surakarta (8 April 1816), Ngayugyakarta (1 September 1815), Ngayogyakarta (7 April 1816), Carbon (15 April 1816), Carbon (29 April 1816), Ngukur Bandhung, Sumêdhang, Limbangan, Sukapura, Gêrage, Cikaso, Ciamis, Gêbang, Kuningan, Linggajati, Sêndhang Kasi, Raja Galu, Talaga, Panjalu, Bangawan Wetan, Barêbês, Têgil, Pêmambêng, Pangangsalan, Batang, Kêndhal, Samawis (2 Maret 1816), Samawis (17 April 1816), Purwadadi Grobogan, Dêmak, Rêmbang, Lesêm, Juwani, Sidajêng, Lamongan, Balora, Tubin, Tandhês, Bangil, Pasêdhahan, Jipang, Prabalingga, Toyaarum.
Catatan: Lokasi pada peta ini bersifat perkiraan dan hanya dimaksudkan untuk tujuan referensi. Peta kontemporer berikut digunakan sebagai salah satu acuan: Walker, J., Horsfield, Thomas, Raffles, Thomas Stamford, dan East India Company. A map of Java chiefly from surveys made during the British Administration. London: Published by Black, Parbury & Allen, 1817.